Minggu, 10 Desember 2017

PERKEMBANGAN ANAK USIA 9-10 TAHUN

LATAR BELAKANG
Periode usia antara 9-10 tahun merupakan masa peralihan dari pra-sekolah ke masa Sekolah Dasar (SD). Masa ini juga dikenal dengan masa peralihan dari kanak-kanak awal ke masa kanak-kanak akhir sampai menjelang masa pra-pubertas.  Pada umumnya setelah mencapai usia 6 tahun perkembangan jasmani dan rohani anak telah semakin sempurna. Pertumbuhan fisik berkembang pesat dan kondisi kesehatannyapun semakin baik, artinya anak menjadi lebih tahan terhadap berbagai situasi yang dapat menyebabkan terganggunya kesehatan mereka.

TUJUAN
            Agar kita semua mengetahui bagaimakah tugas perkembangan yang seharusnya dijalani anak usia 9-10 tahun.
1.    tugas perkembangan anak sekolah dasar
Ciri-ciri pada masa kelas-kelas rendah(6/7 – 9/10 tahun) :
1.  Adanya korelasi positif yang tinggi antara keadaan jasmani dengan prestasi.
2. Sikap tunduk kepada peraturan-peraturan permainan tradisional.
3. Adanya kecenderungan memuji diri sendiri.
4. Membandingkan dirinya dengan anak yang lain.
5. Apabila tidak dapat menyelesaikan suatu soal, maka soal itu dianggap tidak penting.
6. Pada masa ini (terutama usia 6 – 8 tahun) anak menghendaki nilai angka rapor yang baik, tanpa mengingat apakah prestasinya memang pantas diberi nilai baik atau tidak.
Ciri-ciri pada masa kelas-kelas tinggi (9/10-12/13 tahun) :
1. Minat terhadap kehidupan praktis sehari-hari yang konkret.
2. Sangat realistik, rasa ingin tahu dan ingin belajar.
3. Menjelang akhir masa ini telah ada minat kepada hal-hal atau mata pelajaran khusus sebagai mulai menonjolnya bakat-bakat khusus.
4. Sampai usia 11 tahun anak membutuhkan guru atau orang dewasa lainnya untuk menyelesaikan tugas dan memenuhi keinginannya. Selepas usia ini pada umumnya anak menghadapi tugas-tugasnya dengan bebas dan berusaha untuk menyelesaikannya.
5. Pada masa ini anak memandang nilai (angka rapor) sebagai ukuran tepat mengenai prestasi sekolahnya.
6. Gemar membentuk kelompok sebaya untuk bermain bersama. Dalam permainan itu mereka tidak terikat lagi dengan aturan permainan tradisional (yang sudah ada), mereka membuat peraturan sendiri.
                        Dapat disimpulkan bahwa usia 9-10 merupakan termasuk kelas transisi karena termasuk masa kelas rendah usia akhir dan termasuk masa kelas tinggi usia awal.
Sedangkan menurut kajian Psikologi tugas perkembangan anak usia sekolah dasar meliputi

a.   Perkembangan kognitif
1.   Pengurutan, mampu untuk mengurutan objek menurut ukuran, bentuk, atau ciri lainnya.
2.   Klasifikasi, mampu untuk memberi nama dan mengidentifikasi benda
3.   Decentering, mempertimbangkan beberapa aspek untuk memecahkan masalah.
4.   Reversibility, memahami bahwa jumlah atau benda-benda dapat diubah, kemudian kembali ke keadaan awal.
5.   Konservasi, memahami bahwa kuantitas, panjang, atau jumlah benda-benda adalah tidak berhubungan dengan pengaturan atau tampilan dari objek atau benda-benda tersebut.
6.   Penghilangan sifat Egosentrisme kemampuan untuk melihat sesuatu dari sudut pandang orang lain

b.        Perkembangan Moral
 seseorang memasuki masyarakat dan memiliki peran sosial. Individu mau menerima persetujuan atau ketidaksetujuan dari orang-orang lain karena hal tersebut merefleksikan persetujuan masyarakat terhadap peran yang dimilikinya. Mereka mencoba menjadi seorang anak baik untuk memenuhi harapan tersebut, karena telah mengetahui ada gunanya melakukan hal tersebut. Penalaran tahap tiga menilai moralitas dari suatu tindakan dengan mengevaluasi konsekuensinya dalam bentuk hubungan interpersonal, yang mulai menyertakan hal seperti rasa hormat dan rasa terimakasih.
c.         Perkembangan mental emosional dan sosial anak usia sekolah dasar tugas perkembangan
1.     Melalui interaksi sosial, anak-anak mulai mengembangkan rasa bangga dalam prestasi dan bangga pada kemampuan mereka.
2.      Anak-anak yang didorong dan dipuji oleh orang tua dan guru mengembangkan perasaan kompetensi dan kepercayaan keterampilan mereka. Mereka yang menerima sedikit atau tidak ada dorongan dari orangtua, guru, akan meragukan kemampuan mereka untuk menjadi sukses.                                           
3.      Mereka yang layak menerima dorongan dan penguatan melalui eksplorasi pribadi akan muncul dari tahap ini dengan perasaan yang kuat tentang diri dan rasa kemerdekaan dan kontrol. Mereka yang tetap yakin dengan keyakinan dan keinginan mereka akan tidak aman dan bingung tentang diri mereka sendiri dan masa depan.

d. Perkembangan Psikomotor anak usia sekolah dasar
1. Mampu melompat dan menari
2. Menggambarkan orang yang terdiri dari kepala, lengan dan badan
3. Dapat menghitung jari – jarinya
4. Mendengar dan mengulang hal – hal penting dan mampu bercerita
5. Mempunyai minat terhadap kata-kata baru beserta artinya
6. Memprotes bila dilarang apa yang menjadi keinginannya
7. Mampu membedakan besar dan kecil
8. Ketangkasan meningkat
9.  Melompat tali
10. Bermain sepeda
11. Mengetahui kanan dan kiri
12. Mungkin bertindak menentang dan tidak sopan
13. Mampu menguraikan objek-objek dengan gambar
  
Kesimpulan
            Setiap tahapan usia tentu saja memiliki tugas-tugas perkembangan yang harus dilaluinya. Kegagalan dalam mencapai tugas-tugas ini akan melahirkan perilaku yang menyimpang. Tentu saja peran orang tua dan lingkungannya juga berpengaruh terhadap tugas perkembangan seorang individu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar