Senin, 11 Desember 2017

PASUNG SI MANIS DARI BANTEN


PENDAHULUAN
Panorama wisata memberi ruh tersendiri bagi keelokan Pandeglang. Demikian pada kuliner jajanan tradisional kota Badak. Bukan hanya sekedar kuliner, jajanan tradisional juga bagian khasanah kekayaan budaya kota yang terletak di ujung kulon pulau jawa.
Berkunjung ke kota yang dihiasai keindahan pantai dan cagar alam ini, rasanya kurang lengkap tanpa mengenal dan mencicipi jajanan khas tradisionalnya. Bukan hanya untuk sekedar dicicipi, jajanan tradisional ini juga cocok sebagai oleh-oleh wisatawan yang berkunjung ke kabupaten, yang dulunya terkenal dengan nama pandai gelang, (tukang atau tempat menempa gelang).
Salah satunya adalah kue pasung si manis dari Banten. Dalam artikel ini mempunyai rumusan masalah sebagai berikut: apa itu kue pasung? Bagaimana cara membuatnya? Dan bagaimakah sejarahnya sehingga kue tersebut selalu ada di acara-acara besar di daerah Sunda?

PEMBAHASAN
1.1              Letak geografis Kab. Pandeglang
Kabupaten Pandeglang  adalah sebuah kabupaten di Provinsi Banten, Indonesia. Ibukotanya adalah  Pandeglang. Kabupaten ini berbatasan dengan Kabupaten Serang di utara, Kabupaten Lebak di Timur, serta Samudra  Indonesia di barat dan selatan. Wilayahnya juga mencakup Pulau Panaitan (di sebelah barat, dipisahkan dengan Selat Panaitan), serta sejumlah pulau-pulau kecil di Samudra Hindia, termasuk  Pulau Delidan Pulau Tinjil. Semenanjung  Ujung Kulon merupakan ujung   paling barat Pulau Jawa, di mana terdapat suaka margasatwa tempat perlindungan hewan badak bercula satu yang kini hampir punah.
Pusat perekonomian Kabupaten Pandeglang terletak di dua kota yakni Kota Pandeglang dan Labuan. Sebagian besar wilayah Kabupaten Pandeglang merupakan dataran rendah dan dataran bergelombang. Kawasan selatan terdapat rangkaian pegunungan. Sungai yang mengalir di antaranya  Sungai Ciliman yang mengalir ke arah barat, dan Sungai Cibaliung yang mengalir ke arah selatan.



1.2              Cara membuat kue pasung
Tidak ada yang tahu pasti mengapa kue ini dinamakan kue Pasung, hanya saja nama tersebut memang nama khas orang Sunda. Kue Pasung ini juga terbuat dari tepung beras,  hanya saja ada adonan kue ini terdiri dari dua adonan, campuran tepung beras dan gula aren/merah, kemudian adonan tepung sagu dan santan untuk membuatnya jadi kenyal. Biasanya di dalam adonannya selain tepung beras, gula aren/merah, tepung sagu dan santan yang diuleni, ditambahkan juga potongan kelapa atau nangka sehingga kue-nya lebih bertekstur dan wangi. Yang unik dari kue ini memang bentuknya yang menyerupai corong. Kalau daun pisang pada jojorong di bentuk kotak seperti nampan kecil, pada Pasung daunnya digulung seperti corong atau contong. Teknik memasaknya juga unik, adonan tepung beras dan gula merah dimasukkan sebanyak ¼ kedalam contong kemudian dikukus sampai mengeras kemudian diangkat dan masukkan adonan santan dan tepung sagu kemudian kukus lagi sampai matang kurang lebih 15 menit. Coba gigit pelan-pelan kue ini dari bagian paling atas, kamu akan merasakan lelehan gula aren yang manis dan tekstur adonan yang tidak terlalu kenyal. Lembut dan terasa aroma kelapanya, kemudian gigit sampai habis manisnya gula aren semakin berpadu dengan kenyalnya adonan tepung beras.

1.3              Sejarah kue pasung selalu ada di acara besar
Kue Pasung juga hanya bersifat musiman saja yang dibuat ketika ada acara tertentu seperti pada saat acara hajatan ataupun acara besar lainnya. Itupun tidak semua desa membuatnya. Sebab yang saya ketahui antara desa yang satu dengan desa lainnya tidak semua menyajikan kue pasung ini. Kue Pasung nyaris jarang kita jumpai di pasar tradisional. Tidak banyak yang bisa membuat kue ini hanya orang-orang tertentu saja yang bisa membuat kue ini dan umurnya pun sudah terbilang sepuh.

KESIMPULAN
            Kue pasung merupakan kue khas sunda yang hanya ada di acara tertentu misalnya acara-acara besar seperti acara pernikahan perayaan hari-hari besar Islam. Karena itu kue ini sangat sulit ditemui dan orang yang membuatnya pun tidak banyak yang bisa. Dalam perkembangannya kini banyak varian warna dari kue pasung tersebut yang tadinya hanya ada warna coklat kini banyak dijumpai banyak varian warna yaitu warna putih dan coklat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar