Minggu, 10 Desember 2017

PERKEMBANGAN ANAK USIA 2-3 TAHUN



LATAR BELAKANG
Perkembangan anak 2 tahun memang diketahui sangat cepat dan juga bisa menangkap berbagai macam informasi dengan tanggap. Selain itu anak dalam usia balita juga mulai ingin dan bisa mengenali benda-benda di sekitarnya meskipun tidak disentuhnya langsung dan hanya dengan melihatnya. Anak usia 2 tahun biasanya juga mulai bisa menggambarkan suatu kejadian atau mengimajinasikan suatu hal tanpa harus ia mengalaminya terlebih dahulu. Misalnya jika sebuah roda di dorong maka akan menggelinding. Dia bisa membayangkan hal tersebut terjadi walaupun tidak melakukannya. Fenomena tersebut bisa saja terjadi karena pada dasarnya anak seusia itu sudah mulai bisa membuat sebuah simbol tersendiri untuk sebuah benda.

TUJUAN
            Untuk mengetahui perkembangan dan pertumbuhan anak usia 2-3 tahun
1.    Perkembangan Anak Usia 2 Tahun
Pada dasarnya ketika seorang anak menginjak usia 2 tahun, maka ia sedang gencar ingin meneliti dan mengetahui segala macam benda yang ada di sekitarnya. Maka dari itu pada usia-usia tersebut sebaiknya sebagai orang tua ataupun keluarga, Anda selalu mendampinginya karena rasa ingin tahu si anak yang begitu besar dan mungkin saja bisa membahayakan dirinya. Seperti yang sudah dikatakan tadi bahwa pada usia antara 1-2 tahun otak anak bertumbuh sangat pesat.
Pada usia tersebut korteks cerebri anak yang sehat akan membentuk sebanyak 2 juta sinapsis atau hubungan antar neuron. Sedangkan mulai dari usia 8 bulan, jumlah sel otak seorang anak akan bertambah dari yang tadinya hanya 50 trilyun menjadi 1.000 trilyun. Seiring berjalannya waktu, otak anak akan terus bertumbuh termasuk beratnya. Dan perkembangan anak 2 tahun ini tentunya harus diiringi dengan nutrisi makanan yang cukup dan juga lingkungan yang mendukung supaya pertumbuhan serta perkembangan otaknya bisa berjalan lancar.
Sebelum usia 2 tahun, kemampuan anak yang lebih berkembang adalah kemampuan gerak motoriknya. Dimulai dari bagian kepala, kemudian menuju ke kaki. Jika Anda memperhatikan pun pasti bayi Anda akan mulai memperlihatkan perubahan, dari yang mulai hanya bisa mengangkat kepala saja, bisa tengkurap, duduk, merangkak, berdiri, berjalan, hingga akhirnya bisa berlari. Nah, pada usia 2 tahun seorang anak sudah mulai memiliki kemampuan membentuk ingatan bawah sadar dan juga ingatan sadar terutama yang terkait dengan perkembangan berbahasanya.
Anda akan mulai menyadari bahwa anak Anda sudah mulai berkembang pesat pada usia 2 tahun ketika dia sudah mulai bisa meniru atau mengikuti tingkah laku orang dewasa yang ada di sekitarnya. Si anak juga biasanya akan lebih mudah memahami kata-kata dan juga instruksi yang diucapkan oleh orang lain dengan lebih baik. Bahkan perkembangan anak 2 tahun akan menunjukkan kemampuan anak bereksperimen dengan benda-benda yang ada di sekitarnya. Perkembangan anak usia 2 tahun biasanya juga ditandai dengan mulai pahamnya si anak dengan kepemilikan barang. Misalnya dia mulai bisa mengenali mainan miliknya, baju milik ibunya, dan sebagainya. Bahkan dari buah hati Anda juga sudah mulai bisa mengenali objek gambar dan menyebutkan nama benda tersebut. Dan pada usia 2 tahun seorang anak biasanya sudah mampu menguasai sekitar 200 kata.
Perubahan atau perkembangan yang juga bisa Anda lihat dari buah hati kesayangan Anda adalah dia yang mulai bisa makan sendiri dan tahu bagaimana cara memasukkan makanan dari tangannya sendiri ke mulutnya. Anda juga bisa mengujinya dengan meminta si anak menyelesaikan tugas atau masalah-masalah yang sederhana. Misalnya dengan memintanya untuk mengambilkan apel yang ada di sebelahnya atau memintanya untuk berjalan ke arah Anda. Ketika si anak memegang pensil, pulpen, atau krayon maka jangan larang dia. Dampingi dia supaya dia juga bisa belajar menggunakannya dengan baik, perembangan anak 2 tahun si anak biasanya mulai belajar membuat coretan-coretan menggunakan alat tulis. Bahkan jangan heran jika dia bisa lebih merespon Anda ketika membacakannya cerita atau dongeng dan juga mengajaknya menyanyikan lagu-lagu sederhana.
Mengingat perkembangan anak usia 2 tahun sangat pesat dan si anak juga akan sangat mudah menerima dan meniru informasi yang ia terima, maka sebagai orang tua sudah seharusnya mengawasi si anak agar dia tidak menerima sembarang informasi yang mungkin kurang baik untuknya. Apalagi jika Anda justru mencontohkan hal-hal yang kurang baik. Ajaklah dia bermain dan awasi dia saat melakukan kegiatan apapun, dan jangan melarangnya secara langsung ketika si anak melakukan sesuatu yang mungkin berpotensi membahayakan dirinya.
·        Saran Bagi Orang Tua untuk Menangani Perkembangan Anak 2 Tahun
Pada saat balita Anda sudah mulai menginjak usia 2 tahun, seperti yang sudah dibahas pada paragraf sebelumnya bahwa sebagai orang tua Anda harus melindungi bayi dari berbagai macam bahaya fisik. Seorang anak yang sedang belajar berjalan juga harus Anda ajari berjalan secara sabar dan telaten. Dan yang harus Anda perhatikan adalah jangan paksa si anak ketika dia sedang tidak mau belajar. Perlu Anda ketahui juga bahwa saat perkembangan anak 2 tahun, dia sedang belajar bagaimana cara mengekspresikan emosi marahnya. Mulai dengan cara memukul, menggigit, mencakar, menangis, dan sebagainya. Maka dari itu sebagai orang tua Anda harus benar-benar sabar dan tidak boleh menanggapinya dengan emosi juga. Namun sebaliknya, nasihatilah dengan bahasa atau dengan cara yang sederhana namun bisa dipahami oleh si anak.
Oleh karena itu usahakan supaya Anda mengajarkan bagaimana si anak agar tidak menyakiti orang lain dan lebih senang berbagi. Ajarkan si anak untuk lebih peduli kepada orang lain, karena saat apa yang Anda ajarkan pada saat perkembangan anak 2 tahun tersebut maka akan terus diingat oleh si anak sampai dia besar. Sebagai orang tua Anda juga seharusnya mengajak si anak bermain atau menceritakannya tentang suatu hal dan biarkan dia untuk melakukan beberapa hal sendiri seperti membuka buku, atau latih dia untuk merespon cerita Anda. Mengajak bicara dengan bahasa yang “normal” adalah salah satu cara untuk membuat si bayi lebih terlatih berbicara dan bukan malah Anda mengikuti anak Anda untuk berbicara denga bahasa anak kecil dengan cadel ataupun dengan gaya si anak.
2. Perkembangan Anak Usia 3 Tahun
a.  Perkembangan keterampilan motorik
Anak yang berusia 3 tahun biasanya sudah mulai dapat melakukan hal hal seperti berjalan mundur, melompat lompat, mulai dapat naik dan turun tangga, menggerakan jari jari untuk bermain, mereka juga sudah mulai dapat meniru kan sebuah huruf meskipun acak acakan dan masih banyak lagi. Saat saat seperti ini, anda harus memberikan perhatian ekstra karena mereka sedang gemar gemarnya untuk bermain. Biarkan mereka bermain dan mengekpresikan kemauan mereka.
b.    Perkembangan keterampilan dalam berbahasa
Anak yang berumur 3 tahun sudah mulai dapat untuk di bri instruksi ,dengan kata lain mereka sudah bisa untuk di suruh meskipun hanya hal hal yang kecil. Mereka sudah dapat mengenal warna dan menyebutkannya dan mereka juga sudah dapat menilai apakah seseorang itu cantik, jelek atau lain lainnya karena mereka sudah mulai dapat mengomentari hal hal yang mereka lihat, mereka dengar atau mereka raba dan rasa. Anak yang berumr 3 tahun juga sudah dapat menanggapi sebuah pertanyaan pertanyaan sederhana seperti”siapa nama kamu?”.” Siapa nama mama kamu dan papa kamu” atau pertanyaan lainnya.
c.    Perkembangan kognitif
Di usia yang ke 3 tahun tentu saja anak anak sudah sangat menegenal banyak permainan, namun mungkin mainan tersebut adalah tergolong permainan yang tidak memeberikan efek buat mereka atau tidak dapat melatih mereka apapun. Namun di usianya yang ke 3 tahun mereka sudah mulai dapat bermain yang menggunakan pemikiran dan pemahaman mereka seperti bongkar pasang. Mereka sudah mulai dapat mengenal gambar gambar yang sama atau juga dapat menyusuaikan gambar gambar tertentu.

KESIMPULAN
            Pada tahap ini seorang anak tumbuh dengan sangat pesat dia mulai bisa meniru apa yang dilakukan orang dewasa dan mengikuti apa yang di ucapkan orang dewasa. Oleh sebab itu pada masa ini peran pengawasan orang tua sangatlah dibutuhkan. Pada masa ini pula sang anak mulai mengenal mainannya sendiri. Pada umur balita seorang anak sudah menguasai 200 suku kata.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar