Minggu, 10 Desember 2017

PERKEMBANGAN ANAK USIA 11-12 TAHUN


1.      LATAR BELAKANG
Anak usia 11–12 tahun bisa dikatakan berada pada tahap praremaja. Mereka semakin sadar diri dan semakin fokus pada diri sendiri. Bagi mereka, image diri sangat penting. Mereka bisa mendeskripsikan dirinya melalui penampilan, barang miliknya, atau kegiatan yang disukainya. Mereka menyadari bahwa kesetiaan, kejujuran, bisa dipercaya, dan menjadi pendengar adalah syarat untuk menjadi teman yang baik. Mereka mulai lebih banyak menghabiskan waktu dengan teman sebaya dibanding dengan keluarga. Selain itu, anak usia 11–12 tahun menjadi lebih kritis terhadap hal–hal di sekitarnya, menunjukkan minat terhadap budaya, bahasa, atau adat istiadat lain.
Selain itu di usia ini juga disebut usia sekolah, usia sekolah adalah masa ketika anak sedang membentuk pertemanan kelompok atau peer group. Itulah mengapa, usia sekolah disebut juga dengan usia berkelompok. Tak heran bila diusia ini sudah banyak terbentuk geng dan setiap anak ingin menjadi bagian dari geng yang dianggapnya cocok.

TUJUAN
Untuk mengetahui bagaimana perkembangan fisik, kognitif, bahasa, bicara, membaca, dan moral pada  anak usia 11-12.

A.                 Perkembangan Fisik

PEREMPUAN
LAKI – LAKI

1.  Pertumbuhan pesat Konsultasikan kepada dokter bila pertumbuhan pesat sudah mulai sebelum usia 9 tahun atau belum mulai pada usia 13 tahun
2.  Perkembangan payudara Perkembangan payudara biasanya merupakan tanda awal dari pubertas. Daerah putting susu dan sekitarnya mulai membesar. Konsultasikan kepada dokter bila tunas payudara belum terlihat pada usia 15 tahun
3.  Rambut pubis, rambut ketiak dan badan Usia mulai tumbuhnya rambut badan bervariasi luas
4.  Pengeluaran sekret vagina
5.  Produksi keringat ketiak Dengan berkembangnya kelenjar apokrin menyebabkan meningkatnya keringat di ketiak dan perubahan bau badan.
6.  Menstruasi
1.   Pertumbuhan pesat Konsultasi kepada dokter bila pertumbuhan pesat sudah mulai sebelum usia 11 tahun atau belum mulai pada usia 15 tahun.
2.   Testis dan skrotum Kulit skrotum jadi gelap dan testis bertambah besar Testis seharusnya sudah turun sejak masa bayi. 3. Penis mulai berkembang
4.   Ejakulasi Keluarnya mukus cair dari penis mulai setelah penis memanjang. Pada awalnya ejakulasi tanpa disertai sperma.
5.   Rambut pubis  rambut ketiak dan badan kumis, cabang, jenggot Perkembangan rambut pada badan sangat bervariasi, tergantung dari pola keluarga, pertumbuhan rambut mulai dari perut ke dada.
6.   Perkembangan kelenjar keringat ketiak Dengan berkembangnya kelenjar apokrin menyebabkan meningkatnya keringat di ketiak dan timbul bau badan dewasa.
7.   Suara pecah dan membesar Kira-kira setahun sebelum suara pecah , jakun mulai tumbuh




B.   Perkembangan Kognitif
Menurut Piaget, masa kanak-kanak akhir berada dalam tahap operasi konkret dalam berpikir (usia 7 – 12 tahun), dimana konsep yang semula samar-samar dan tidak jelas sekarang lebih konkret, mampu memecahkan masalah-masalah yang aktual, mampu berpikir logis. Berkurang rasa egosnya, menerima pandangan orang lain, materi pembicaraan lebih ditunjukan kepada orang lain. Mulai berpikir dari hal-hal yang khusus kemudian ditarik kesimpulan ke yang umum. Mareka memiliki pengertian yang lebih baik tentang konsep ruang, sebab akibat, kategorisasi, konservasi, dan tentang jumlah. Anak mulai memahami jarak, hubungan antara sebab dan akibat yang ditimbulkan, kemampuan mengelompokkan benda berdasar kriteria tertentu, dan menghitung. Anak mampu mengklasifikasikan dan mengurutkan suatu benda berdasarkan ciri-ciri suatu objek.
C.   Perkembangan Bahasa
Pada masa ini perkembangan bahasa nampak pada perubahan perbendaharaan kata dan tata bahasa. Bersamaan dengan masa sekolah, anak-anak semakin banyak menggunakan kata kerja seperti memukul, melempar, menendang , atau menampar. mulai merespon pertanyaan orang dewasa dengan jawaban yang lebih sederhana dan pendek. Menulis merupakan tugas yang dirasa lebih sulit daripada membaca bagi anak. Membaca memiliki peran penting dalam pengembangan bahasa.
D.   Perkembangan Bicara
Berbicara merupakan alat komunikasi terpenting dalam berhubungan dengan orang lain. Bertambahnya kosa kata yang berasal dari berbagai sumber menyebabkan semakin banyak perbendaharaan kata yang dimiliki. Bila pada masa kanak-kanak awal anak berada pada tahap mengobrol, maka  kini kegiatan bicara makin berkurang. Pada umumnya anak perempuan berbicara lebih banyak daripada anak laki-laki karena anak laki-laki berpendapat bahwa terlalu banyak berbicara kurang sesuai dengan perannya sebagai laki-laki.
E.   Minat Membaca
Sampai usia 8 tahun anak membaca penuh semangat terutama tentang cerita-cerita khayal. Pada usia 10 – 12 tahun perhatian membaca mencapai puncaknya. Sifat ingin tahu pada anak laki-laki lebih menonjol daripada anak perempuan. Itulah sebabnya anak laki-laki cendrung menyukai hal-hal yang sifatnya menggemparkan, misterius dan kisah-kisah petualangan, sejarah, hobi dan sport. Sebaliknya anak perempuan lebih menyukai cerita kehidupan seputar rumah tangga, binatang, meskipun sifatnya lebih realistis dari sebelumnya, puisi, cerita dari kitab suci dan sebagainya.

F.   Perkembangan Moral
Perkembangan moral ditandai dengan kemampuan anak untuk memahami aturan, norma dan etika yang berlaku di masyarakat. Perilaku moral banyak dipengaruhi oleh pola asuh orang tuanya serta perilaku moral dari orang-orang disekitarnya. Pengembangan moral termasuk nilai-nilai agama merupakan hal yang sangat penting dalam membentuk sikap dan kepribadian anak, misalnya mengenalkan anak pada nilai-nilai agama dan memberikan pengarahan terhadap anak tentang hal-hal yang terpuji dan tercela.
Tahap perkembangan moral:
·        Tahap Pra-konvensional
Pada tahap pra-konvensional, anak peka terhadap peraturan-peraturan yang berlatar belakang budaya dan terhadap penilaian baik buruk, benar-salah tetapi anak mengartikannya dari sudut akibat fisik suatu tindakan.
·        Tahap Konvensional
Pada tahap konevensional, memnuhi harapan-harapan keluarga, kelompok atau agama dianggap sebagai sesuatu yang berharg pada dirinya sendiri, anak tidak peduli apapun akan akibat-akibat langsung yang terjadi.  Sikap yang Nampak pada tahap ini  terlihat dari sikap ingin loyal, ingin menjaga, menunjang dan member justifikasi pada ketertiban.
·        Tahap Pasca-Konvensional
Pada tahap paca-konevnsional ditandai dengan adanya usaha yang jelas untuk mengartikan nilai-nilai moral dan prinsip-prinsip yang sahih serta dapat dilaksanakan, terlepas dari otoritas kelompok atau orang yang memegang prinisp-prinisp tersebut, terlepas apakah individu yang bersangkutan termasuk kelompok itu atau tidak.

KESIMPULAN
pada usia 11-12 seorang anak sudah dapat dikatakan memasuki usia remaja akhir. Pertumbuhan secara fisik dapat jelas terlihat, pada remaja wanita sudah memasuki masa pubertas yang ditandai dengan adanya menstruasi. Sedangkan pada remaja pria ditandai dengan tumbuhnya jakun, membesarnya suara, dan tumbuh kumis dan janggut. Pada masa anak-anak akhir ini pun mereka sudah memahami tentang moral sudai mulai paham tengtang yang harus dikerjakan dan tidak boleh dikerjakan dan mana yang harus ditinggalkan.

1 komentar:

  1. Sangat informatif buat ibu-2 dalam mengawasi putra putrinya.... Lebih penting lagi adalah perkembangan sosial anak tersebut ketiika menjelang dewasa ini (perilaku. karakter. spirit menggapai cita2..... ketertarikan terhadap nilai2 kehidupan, ini menjadi penting utk referensi para orang tua dalam emmantau perkembangan putra putrinya.. Wass. Herman Widjajanto.

    BalasHapus