Jumat, 17 November 2017

Motivasi Belajar

1.             PENGERTIAN MOTIVASI BELAJAR MENURUT PARA AHLI
a. Menurut Dalyono (Ngalim Purwanto, 2007:61) mengatakan bahwa motivasi adalah suatu pernyataan yang kompleks di dalam suatu organisme yang mengarahkan tingkah laku terhadap suatu tujuan (goal) atau perangsang (incentive).
b.  Menurut Slameto (Slameto, 2003:2) mengatakan bahwa belajar adalah suatu proses usaha yang dilakukan oleh individu untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku yang baru secara keseluruhan sebagai hasil pengalaman individu itu sendiri dalam berinteraksi dengan lingkungannya.
Dari pengertian beberapa ahli diatas dapat disimpulkan bahwa motivasi belajar adalah suatu proses yang dilakukan oleh individu yang mengarahkan kepada perubahan tingkah laku untuk mencapai sebuah tujuan.

2.        JENIS-JENIS MOTIVASI BELAJAR
   Menurut Sardiman (Sardiman, 1996:90) motivasi terbagi menjadi beberapa jenis, adapun jenis-jenis tersebut adalah sebagai berikut:
a.          Motivasi dilihat dari dasar pembentukannya
-       Motif-motif bawaan adalah motif yang dibawa sejak lahir
-       Motif-motif yang dipelajari artinya motif yang timbul karena dipelajari.
b.         Motivasi menurut pembagiaan dari woodworth dan marquis dalam sardiman:
-       Motif atau kebutuhan organismisalnya, kebutuhan minum, makan, bernafas, seksual, dan lain-lain.
-       Motof-motif darurat misalnya, menyelamatkan diri, dorongan untuk membalas, dan sebagainya.
-       Motif-motif objektif
c.          Motivasi jasmani dan rohani
-       Motivasi jasmani, seperti, rileks, insting otomatis, napas dan sebagainya.
-       Motivasi rohani, seperti kemauan atau minat.
d.         Motivasi intrisik dan ekstrinsik
-         Motivasi instrisik adalah motif-motif yang terjadi aktif atau berfungsi tidak perlu diransang dari luar, karena dalam diri setiap individu sudah ada dorongan untuk melakukan sesuatu.
-         Motivasi ekstrinsik adalah motif-motif yang aktif dan berfungsi karena adanya peransang dari luar. (Sardiman, 1996: 90).

3.             BENTUK MOTIVASI BELAJAR
Dalam pemberian motivasi belajar siswa dapat dilakukan dengan berbagai bentuk. Adapun bentuk-bentuk pemberian motivasi adalah sebagai berikut:
a.       Hadiah
Hadiah adalah suatu pemberian berupa kenang-kenangan kepada anak didik yang berprestasi. Hadiah ini akan dapat menambah atau meningkatkan semangat (motivasi) belajar siswa karena akan dianggap sebagai suatu penghargaan yang sangat berharga bagi siswa.
b.      Pemberian tugas
Tugas merupakan suatu pekerjaan yang menuntut untuk segera diselesaikan. Pemberian tugas kepada siswa akan memberikan suatu dorongan dan motivasi kepada anak didik untuk memperhatikan segala isi pelajaran yang disampaikan.
c.       Pemberian Angka/nilai
Memberikan angka (nilai) artinya adalah sebagai satu simbol dari hasil aktifitas peserta didik. Dalam memberi angka (nilai) ini, semua peserta didik mendapatkan hasil aktifitas yang  bervariasi. Pemberian angka kepada  peserta didik diharapkan dapat memberikan dorongan atau motivasi agar hasilnya dapat lebih ditingkatkan 

Bagi peserta didik motivasi belajar sangatlah penting, karena melalui motivasi belajar ini peserta didik mempunyai kemampuan untuk belajar dan berprestasi. Dari beberapa uraian diatas motivasi belajar bisa dipengaruhi oleh faktor eksternal dan faktor internal dari peserta didik itu sendiri. faktor internal yang dapat mempengaruhi motivasi belajar adalah keluarga, kedua orang tua, lingkungan sosial, maupun teman sebaya. Ketika seseorang mempunyai faktor eksternal motivasi belajar yang baik maka hasil belajarnya pun akan baik. Namun sebaliknya, jika faktor eksternal kurang mendukung maka kemungkinan hasil belajar dari peserta didik itu pun akan kurang baik/memuaskan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar